Saturday, 22 July 2017

If Only

If only circumstances were different,
I would tell you what I feel,
The jealousy and madness that torment,
With my dying breath I would ask you to think,
The words you said and the tears you never shed,
The loneliness that accompany me in bed,
When all was dark and stars were dead

I would ask you to cry,
For all the right reasons,
I would ask you to fight for me,
For a night just about me,
No one else but me,
I would ask you to be mine,
and mine only

But you have a dark past,
That clings to you still like a vise,
And I promised to be there for you,
Even when it kills me on the inside,
Because my understanding of love is deep,
Deeper than you'll ever reach,
Promises made I will always keep,
Even when there are a million reasons for me to breech

Open your eyes before it gets too dark,
Open your heart before its too late,
Life is an ongoing fight,
Choose your battles right,
Tell me I'm not the one,
Even then I will never run,
Love is about giving, giving it all,
All mine, ever thine. 

Berkorban Apa Saja


Berkorban apa saja,
Harta ataupun nyawa
Itulah kasih mesra
Sejati dan mulia

Kepentingan sendiri tiada diingini,
Bahgia kekasih saja yang diharapi
Untuk menjadi bukti kasih nan sejati
Itulah tandanya jika mahu diuji


Tuesday, 9 May 2017

Cemburu

Dari cara kamu melihatnya,
Jelas,
Kamu terbayang hangat tubuhnya,
Wangian di leher kamu damba,
Dialah wildan yang selayaknya,
Untuk perhatian dan cinta


Dari cara kamu bicara dengannya,
Jelas,
Dia membuat kamu tertawa,
Walaupun bukan berjenaka,
Tetapi kerana hati berbunga,
Senyuman manis kau beri padanya


Dari cara kamu melihatku,
Jelas,
Ada sesuatu kekurangan yang ketara,
Mungkin tidak sampai hati, takut terluka,
Suaramu bersahaja tiada ketawa
Kerana aku bukan dia


Dari cara kamu bicara denganku,
Jelas,
Tiada yang istimewa walaupun kau istimewa untukku
Dalam hati terhiris pilu,
Begitu rapuh semuanya bagiku
Dijentik halus musnah harapanku


Sengaja aku melihat yang lain,
Jelas,
Tidak kau tercubit rasa cemburu,
Mungkin sahaja kau sedang menunggu,
Waktu terbaik berpisah
Tanpa kau menjadi punca masalah



Lelaki Dan Tembok

Lelaki itu tembok.
Penghadang angin,
Pelindung panas,
Tempat bersandar ketika letih,
Ditendang-tendang ketika perih,


Bila mana hilang matahari,
Tempat berlindung tak diperlu lagi,
Tiada siapa tumpang di sisi,
Terbiar tembok berhujan bersalji,
Menunggu kemarau datang lagi


Memang batu sifatnya diam,
Tidak bertindak walau berdendam,
Tidak menangis walau diludah,
Bukan tempatnya meminta dijaga,
Keras dan kuat begitu wujudnya


Taufan menghakis selaput luar,
Hujan meluntur warna pudar,
Sekuat-keras seteguh sendiri,
Tiba waktu rebah ke bumi,
Menggores luka semua di sisi. 

Saturday, 23 January 2016

Sometimes

Sometimes nobody listens to you,
No matter how much you shout,
No matter how much you cry,
Doesn't matter how much you've bent,
When a you are not allowed to make mistakes,
A single toe out of the line could mean the end,
Like nothing is secure,
everything so obscure

Sometimes you were just you,
Not trying to be somebody else,
But that version of you doesn't fit some people's cup of tea,
Either too small or too big,
Or too shallow or too thick,
When you are not allowed to be disappointed,
Because you are supposed to be the stronger one,
Defying gravity, defying the sun

Sometimes all you need is security,
Endless trials, endless forgiveness,
Without being compared to their perfect past,
Or constantly reminded that you are flawed,
Sometimes you need someone who cries at the thought of you leaving,
Not someone who constantly makes you feel replaceable,
Unafraid of losing you in this world.

Friday, 25 September 2015

Goodnight.




Can it be that it was all so simple then?
Or has time re-written every line?

Thursday, 10 September 2015

Cuba

Mencuba untuk mengerti,
Diam tanpa sangsi,
Jangan difikir jangan dimimpi,
Terima semua sepenuh hati

Cuma terdetik rasa di kalbu,
Apa kau jua cuba begitu,
Bila persoalan berjawapan buntu,
Bisa kau diam bisu?

Kaki cuba mengikut gerak,
Berdansa meski hati retak,
Terkadang tertanya dalam benak,
Mengapa perlu ditetapkan rentak,

Ibarat sebuah permainan,
Perlu menang kawal perasaan,
Mengapa rasa seperti pertandingan,
Memang beginikah percintaan?

Cuba untuk seiring denganmu,
Namun kakimu terkadang perlahan laju,
Penat mengejar, lelah menunggu,
Cuba kau berjalan ikut rentakku

Aku takkan cuba memaksa,
Aku takkan cuba berlaga,
Andai kamu tidak berubah kata,
Ke kanan di mulut, kekiri kakinya