Friday, 20 October 2017

Show me the meaning of being lonely

When all is dark and cold,
Numbed with hate and desires,
Nobody next to me on these sheets,
Thats when I need you most.

Pilih dan Padam

Setiap hari ku curi masa,
Ku kerah kudrat dan tenaga,
Meraih sisa-sisa cinta,
Yang tertebar diantara racun dan api membara

Setiap malam ku cari waktu,
Menggilap sisa cinta bersamamu,
Dalam sunyi dan kesepianku,
Mengikis karat dan batu-batu

Setiap nafas ku hela,
Terasa perih dalam rindu,
Ahh persetan segala ego dan luka,
Sedar padaku tiada yang istimewa

Setiap titis airmata,
Ku kesat kering tiada tersisa,
Terkadang terlepas setitik dua,
Bila tak mampu tanggung derita

Sisa cinta dan kenangan,
Datang berselang dengan kedukaan,
Biar ku pilih dengan tangan,
Yang buruk di buang, yang baik disimpan

Saturday, 2 September 2017

Bisik-bisik Tanya Sampai Bila?

Bukan marah, sedikit terpampan,
Salah sendiri menggantung harapan,
Tersilap menapak pasak impian,
Sesal dahulu pendapatan,
Kini tidak bertemu jalan,
Bukan sedikit menanggung bebanan,
Selalu terluka, selalu terkilan

Bukan sedih, tetapi terluka,
Dalam diam sembunyi airmata,
Ada dendam dalam duka,
Tika kau lelah menjaga hatinya,
Sampai terlupa aku siapa,
Yang sering terlalu mencuba,
Memberi kamu segala bahagia

Bukan sekali, tapi selalu,
Ingin melihat kamu berjuang untukku,
Keraskan suara, naikkan dagu,
Biar jelas aku prioritasmu,
Alah, semua impian palsu,
Siar gambarku pun kau tak mampu,
Inikan pula bertegas untukku

Bukan keji, bukan benci,
Terkadang terngiang madah berduri,
Bila enggan membaca hati,
Bila enggan membela diri,
Anak dewasa mampu berdiri,
Kepercayaan automatis harus diberi,
Kata-katanya tak perlu dipersoal lagi

Bukan kuat, hampir mati,
Setiap kali hati dijahit kembali,
Bila bersama, nama dia aku dengari,
Atau sekadar lintasan 'aqli,
Aku tiada peluang mencipta memori,
Tanpa cuba perlu memadam yang sudah terisi,
Siapalah aku ketika di sisi?

Bukan sedikit, selautan semesta,
Harapan untuk kita berdua,
Tanpa sesiapa menghiris dada,
Tanpa ada sebarang dusta,
Tanpa ada sebarang rahsia,
Tanpa ada hati lain untuk dijaga,
Hanya aku dan kamu, TANPA bayangnya

Bukan fitnah, tapi ku tahu,
Bukan anggapan, tapi ku tahu,
Segalanya diucap tidakkan setuju,
Semua dikata mainan fikiranku,
Kemudian dikata penat di kalbu,
Jangan dikusut jangan dibuntu,
Semua harus indah tiada seteru

Bukan kamu, tapi saya,
Yang merasakan segala kecewa,
Kerana masih mengemis cinta,
Dari insan yang menjaga lainnya,
Atas sejarah-sejarah lama,
Tiada berakhir kisah duka,
Sampai bila?

Bukan merayu, bukan meminta,
Sebagai kekasih bukan itu tempatnya,
Sendiri mengerti tawa dan canda,
Fahami luka tersulam antaranya,
Sempadankan mantan dan sediakala,
Tutuplah buku-buku lama,
Tulislah naskhah baru kita

Friday, 18 August 2017

Sepi

Bukan mahu meminta,
Tetapi hati sedikit terluka,
Dihiris sepi di kala senja,
Awan berlalu bagai berkata,
Mengapa bermuram durja?


Ku tahu kau tak sudi,
Menyelami masalah hati ini,
Takut sendiri terganggu emosi,
Biar ku rebah disini,
Karam di dalam sunyi


Pergilah.
Pergilah.

Pergilah. 

Monday, 14 August 2017

Alas

Some dreams don't come true
Some destinies aren't meant to be
Some desires shall remain out of reach
Some longings remain longed for

Alas

Accepting what needs to be accepted
Acknowledge some nightmares are real
Embrace life's gifts and torture
Endure what comes in your way

Sunday, 6 August 2017

Sisa Cinta

Titis-titis airmata yang gugur,
Akan ku sambut dengan tangan ini,
Tidakku biar jatuh ke bumi,
Izinkan aku menghapus deritamu,
Lenganku untuk kamu berpaut,
Biar ku papah sebelum kau rebah,
Serpih-serpih hati, sisa-sia cinta,
Izinkan aku simpan semuanya,
Walau tak banyak dapat ku hitung,
Biarlah ku jamah seadanya,
Tidak ku minta berlebihan,
Apa yang terbuang, aku tadahkan

Saturday, 22 July 2017

If Only

If only circumstances were different,
I would tell you what I feel,
The jealousy and madness that torment,
With my dying breath I would ask you to think,
The words you said and the tears you never shed,
The loneliness that accompany me in bed,
When all was dark and stars were dead

I would ask you to cry,
For all the right reasons,
I would ask you to fight for me,
For a night just about me,
No one else but me,
I would ask you to be mine,
and mine only

But you have a dark past,
That clings to you still like a vise,
And I promised to be there for you,
Even when it kills me on the inside,
Because my understanding of love is deep,
Deeper than you'll ever reach,
Promises made I will always keep,
Even when there are a million reasons for me to breech

Open your eyes before it gets too dark,
Open your heart before its too late,
Life is an ongoing fight,
Choose your battles right,
Tell me I'm not the one,
Even then I will never run,
Love is about giving, giving it all,
All mine, ever thine. 

Berkorban Apa Saja


Berkorban apa saja,
Harta ataupun nyawa
Itulah kasih mesra
Sejati dan mulia

Kepentingan sendiri tiada diingini,
Bahgia kekasih saja yang diharapi
Untuk menjadi bukti kasih nan sejati
Itulah tandanya jika mahu diuji


Tuesday, 9 May 2017

Cemburu

Dari cara kamu melihatnya,
Jelas,
Kamu terbayang hangat tubuhnya,
Wangian di leher kamu damba,
Dialah wildan yang selayaknya,
Untuk perhatian dan cinta


Dari cara kamu bicara dengannya,
Jelas,
Dia membuat kamu tertawa,
Walaupun bukan berjenaka,
Tetapi kerana hati berbunga,
Senyuman manis kau beri padanya


Dari cara kamu melihatku,
Jelas,
Ada sesuatu kekurangan yang ketara,
Mungkin tidak sampai hati, takut terluka,
Suaramu bersahaja tiada ketawa
Kerana aku bukan dia


Dari cara kamu bicara denganku,
Jelas,
Tiada yang istimewa walaupun kau istimewa untukku
Dalam hati terhiris pilu,
Begitu rapuh semuanya bagiku
Dijentik halus musnah harapanku


Sengaja aku melihat yang lain,
Jelas,
Tidak kau tercubit rasa cemburu,
Mungkin sahaja kau sedang menunggu,
Waktu terbaik berpisah
Tanpa kau menjadi punca masalah



Lelaki Dan Tembok

Lelaki itu tembok.
Penghadang angin,
Pelindung panas,
Tempat bersandar ketika letih,
Ditendang-tendang ketika perih,


Bila mana hilang matahari,
Tempat berlindung tak diperlu lagi,
Tiada siapa tumpang di sisi,
Terbiar tembok berhujan bersalji,
Menunggu kemarau datang lagi


Memang batu sifatnya diam,
Tidak bertindak walau berdendam,
Tidak menangis walau diludah,
Bukan tempatnya meminta dijaga,
Keras dan kuat begitu wujudnya


Taufan menghakis selaput luar,
Hujan meluntur warna pudar,
Sekuat-keras seteguh sendiri,
Tiba waktu rebah ke bumi,
Menggores luka semua di sisi.